Aku tak tahu lagi, entah....
Ilusikah atau bayang-bayang?
Atau ilusi dan bayang-bayang adalah hal yang sama? Entah..
Aku hanya bagian dari kaum praspototo yang tak mengerti akan arti bahasa....
Atau...
Bahasa adalah paradok..
Yang tersusun rapi secara pragmatis agar kita diam..
Entah..
Aku tak mengerti..
Bagaimana mereka menyusun rapi kata demi kata dengan berulang ulang, hingga tak tampak ruang kosong yang hendak ku tata dengan bunga anggrek..
Iya aku ingat kemarin sore ketika kusiapkan sekam penuh suka cita..
Dan sekarang yang kuingan hanyalah ilusi belaka..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar